Ubi Cilembu
Ubi legendaris dari Sumedang, Jawa Barat. Saat dipanggang mengeluarkan cairan manis seperti madu dengan tekstur lembut dan legit.
Ubi adalah pangan lokal yang kaya serat, vitamin, dan energi. Di JuraganUbi, kami merangkum semua yang perlu kamu tahu: jenis-jenis ubi, kandungan gizinya, cara memilih yang terbaik, dan trik menyimpannya agar tahan lama.
Setiap varietas punya karakter rasa, warna, dan kandungan gizi yang berbeda. Pilih yang paling cocok untuk kebutuhanmu.
Ubi legendaris dari Sumedang, Jawa Barat. Saat dipanggang mengeluarkan cairan manis seperti madu dengan tekstur lembut dan legit.
Warna ungunya berasal dari antosianin, pigmen antioksidan. Rasanya cenderung tidak terlalu manis dan teksturnya lebih padat.
Berdaging oranye cerah dan sangat manis. Kandungan beta-karotennya tinggi sehingga baik untuk kesehatan mata.
Tekstur lebih kering dan bertepung, rasa manis ringan. Sering diolah menjadi keripik, kolak, atau pengganti nasi.
Bukan ubi jalar, tapi sering disebut ubi. Bahan dasar tape, getuk, tepung tapioka, dan aneka olahan tradisional.
Kulit ungu kemerahan dengan daging kuning pucat. Teksturnya lembut seperti chestnut dan populer untuk yakiimo.
Murah, mudah didapat, dan padat gizi. Ubi punya banyak keunggulan yang sering terlewatkan.
Karbohidrat kompleks pada ubi dicerna perlahan sehingga energi dilepaskan bertahap dan membuat kenyang lebih lama.
Ubi berdaging oranye mengandung beta-karoten tinggi yang diubah tubuh menjadi vitamin A untuk kesehatan mata dan kulit.
Serat pangan pada ubi membantu melancarkan pencernaan dan mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.
Antosianin pada ubi ungu dan beta-karoten pada ubi oranye membantu tubuh melawan radikal bebas.
Ubi tumbuh subur di berbagai jenis tanah Indonesia dan mendukung ketahanan pangan tanpa impor.
Direbus, dikukus, dipanggang, digoreng, dibuat kue, sampai jadi bahan minuman kekinian. Semua bisa.
Bacaan ringkas, praktis, dan bisa langsung diterapkan.
Dari Cilembu yang manis seperti madu sampai ubi ungu yang kaya antioksidan. Kenali perbedaan warna, rasa, dan tekstur setiap jenis ubi jalar.
Baca selengkapnyaBerapa kalori ubi rebus? Apakah ubi bikin gemuk? Simak rincian gizi ubi jalar lengkap dengan perbandingannya terhadap nasi putih.
Baca selengkapnyaUbi cepat busuk kalau salah simpan. Ikuti panduan memilih ubi di pasar dan menyimpannya di rumah tanpa kulkas.
Baca selengkapnyaSama-sama disebut ubi, tapi berasal dari tanaman yang sama sekali berbeda. Ini perbandingan asal, gizi, dan cara olah keduanya.
Baca selengkapnyaWarna ungunya bukan cuma cantik. Antosianin pada ubi ungu adalah antioksidan yang membuatnya istimewa dibanding ubi lain.
Baca selengkapnyaUbi bukan tanaman asli Indonesia. Bagaimana ia bisa jadi makanan pokok di Papua dan camilan favorit di Jawa? Ini kisahnya.
Baca selengkapnyaUntuk berat yang sama, ubi rebus memiliki kalori lebih rendah, serat lebih tinggi, dan kaya vitamin A serta C dibanding nasi putih. Ubi bisa menjadi alternatif karbohidrat yang baik, terutama bila direbus atau dikukus.
Ubi Cilembu dan ubi madu (daging oranye) adalah yang paling manis. Rasa manisnya makin kuat ketika dipanggang karena pati berubah menjadi gula alami.
Sebaiknya tidak untuk ubi mentah. Suhu dingin membuat tekstur ubi keras dan rasanya berubah. Simpan di tempat sejuk, kering, dan gelap. Kulkas hanya untuk ubi yang sudah dimasak.
Ya, ubi jalar yang bertunas masih aman dikonsumsi. Cukup buang tunasnya. Berbeda dengan kentang bertunas yang perlu diwaspadai.
Keduanya berasal dari tanaman yang berbeda. Ubi jalar lebih kaya vitamin dan rendah kalori, sedangkan singkong lebih padat kalori dan harus dimasak matang sempurna sebelum dimakan.
Ubi ukuran sedang biasanya matang dalam 20 sampai 30 menit direbus atau 25 sampai 35 menit dikukus. Tusuk dengan garpu; jika mudah tembus, ubi sudah matang.
Semua panduan di sini gratis dan ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami. Mulai dari artikel yang paling kamu butuhkan.