Ubi jalar berasal dari kawasan Amerika Tengah dan Selatan dan telah dibudidayakan di sana ribuan tahun lalu. Tanaman ini kemudian menyebar ke Asia melalui jalur perdagangan Spanyol dan Portugis pada abad ke-16.

Masuk ke Nusantara

Ubi jalar diperkirakan tiba di kepulauan Nusantara melalui Filipina dan Maluku. Karena mudah tumbuh di lahan yang kurang subur dan tahan cuaca, ubi cepat diterima petani lokal sebagai pangan cadangan.

Pangan Pokok di Papua

Di dataran tinggi Papua, ubi jalar yang disebut "petatas" atau "hipere" menjadi makanan pokok masyarakat selama berabad-abad. Tradisi bakar batu yang terkenal pun menjadikan ubi sebagai salah satu bahan utamanya.

Dari Pangan Darurat ke Camilan Populer

Di Jawa, ubi lama dianggap sebagai makanan pengganti saat beras langka. Kini citranya berubah: ubi Cilembu, ubi ungu, dan aneka kue berbahan ubi justru menjadi produk bernilai tinggi yang dijual di kafe dan toko oleh-oleh.

Indonesia saat ini termasuk produsen ubi jalar terbesar di Asia Tenggara, dengan sentra produksi di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Papua.

Bagikan: WhatsApp Facebook X